Mengidentifikasi pelaku perampokan Bank Kalteng

undefined undefined

Kalteng Pos-Pelaku perampokan kian nekat dan profesional. Hal itu terbukti dari aksinya yang dilakukan pada siang hari bolong. Kali ini Bank Kalteng yang menjadi sasarannya. Dua orang pelaku berhasil menjarah loket kasir di bagian belakang bank terbesar di Bumi Tambun Bungai itu, Rabu (23/2) sekitar pukul 12.45. Kabar perampokan di kantor pusat bank di Jalan RTA Milono, Palangka Raya, itu langsung menyedot perhatian masyarakat karena Bank Kalteng selama ini relatif aman dari aksi-aksi kejahatan. Dugaan sementara, pelaku yang diketahui berjumlah dua orang masuk melalui pintu belakang. Satu orang pelaku menggunakan senjata api (senpi) laras pendek, sedangkan pelaku lainnya menggunakan ketapel. Satu di antara mereka mengenakan helm dan cadar, sedangkan satunya lagi topi. Kedua pelaku masuk dan menodong seorang kasir di bagian belakang yang biasanya melayani nasabah khusus. Salah satunya kemudian mengambil 1 brankas jinjing yang ada di kasir dan langsung kabur. Belum diketahui berapa jumlah kerugian pasti karena pihak bank belum bersedia memberikan keterangan resmi. Namun, dari informasi yang berhasil dihimpun, kerugian mencapai Rp90 juta. Pelaku diduga kuat sudah mempelajari situasi bank sebelumnya. Buktinya mereka melakukan aksi saat karyawan beristirahat. Mereka juga sepertinya tahu persis bahwa loket pelayanan khusus tidak dijaga. Meski punya kesempatan untuk menggondol lebih banyak uang dari bank itu, perampok seperti terburu-buru. Padahal, ketika beraksi, sama sekali tidak ada perlawanan dari pegawai. Apalagi, satpam yang bertugas sedang berjaga-jaga di bagian depan. Loket yang dirampok di bagian belakang kantor itu memiliki pintu yang langsung berhubungan dengan loket-loket pelayanan nasabah yang berada di bagian depan. Pada saat itu juga para kasir panik dan berhamburan menjauh karena takut melihat senpi yang diacungkan pelaku. Pelaku diduga kabur dengan menggunakan mobil Xenia atau Avanza yang diparkir di bagian samping kanan bank tersebut. Namun, ada dugaan lain yang menyebutkan kemungkinan pelaku lari ke bagian belakang dan melompati pagar. Di sana mereka sudah ditunggu rekannya di dalam mobil yang sengaja diparkir di jalan bagian belakang gedung. Melihat singkatnya waktu aksi, para pelaku diduga masuk halaman kantor melalui pintu gerbang dan langsung ke bagian belakang. Dua pelaku kemudian turun dan beraksi, sedangkan mobil yang mereka gunakan untuk kabur parkir di dekat pintu. Namun, salah satu pelaku sempat meninggalkan celana panjang berwarna biru. Sampai saat ini tidak diketahui apa maksudnya. Dugaan sementara mungkin hal ini dilakukan untuk mengelabui petugas. Joni (25), satpam yang bertugas saat itu, mengaku tidak mengetahui kalau loket belakang kerampokan. “Saya tidak tahu karena menjaga di loket bagian depan. Saat itu yang bertugas dua orang, saya dan Romi. Romi sedang istirahat. Rencananya kami beristirahat secara bergantian,” ungkap Joni. “Sebelum kejadian, tidak ada yang mencurigakan. Semua berjalan seperti biasanya.” Kapolres Palangka Raya AKBP Andreas Wayan Wisaksono SIK mengatakan, pihaknya akan melakukan penyelidikan terkait dengan kejadian ini. “Semua sedang kita selidiki,” kata Andreas yang langsung memimpin jajarannya memeriksa TKP siang itu juga. MASIH KABUR HINGGA tadi malam aparat kepolisian masih berupaya melakukan penyelidikan terhadap identitas kawanan perampok. Dengan bermodalkan rekaman kamera CCTV dan hasil oleh TKP serta keterangan sejumlah saksi dari karyawan Bank Kalteng, tim Reskrim berupaya mencari titik terang para pelaku. “Saat ini semuanya masih dalam tahap penyelidikan. Mudahan dalam waktu dekat sudah ada titik terang identitas para pelaku. Kemungkinan besok (Kamis,Red) kita akan memberikan keterangan lebih jauh lagi sehubungan hasil penyelidikan sementara,”kata Kapolres AKBP Andreas Wayan Wisaksono SIk kepada sejumlah wartawan saat meninjau langsung TKP di PT Bank Kalteng, Rabu (23/2). Dia mengatakan, jajarannya belum bisa menyimpulkan keterkaiatan aksi perampokan di PT Bank Kalteng dengan perampokan serupa yang terjadi di Kota Palangka Raya. Namun, lanjut Wayan, saat ini jajaran telah berusaha melakukan pengejaran para pelaku yang diduga masih berada di dalam kota. “Saat ini kita sudah berkoordinasi dengan Polres Katingan, Pulang Pisau, Barsel untuk memblokir akses keluar daerah. Sementara di Kota Palangka Raya sendiri, kita sudah kerahkan personel untuk melakukan razia di sejumlah ruas luar dan dalam kota,” jelas Kapolres. Saat berada TKP, Kapolres yang menggenakan pakaian dinas dan didampingi sejumlah perwira ini sempat melihat-lihat kondisi loket kasir yang telah dipasangi police line. Sambil berbicara dengan beberapa anggota lainnya, Kapolres juga memantau kondisi di luar gedung. Terutama di bagian belakang PT Bank Kalteng yang menjadi tempat masuk dan melarikan diri para pelaku perampokan. Sementara itu, aksi perampokan di siang bolong ini mendapat perhatian serius dari aparat kepolisian. Tidak hanya dari dari jajaran kepolisian di tingkat Polsek dan Polres, tetapi sejumlah personel dari Polda dan Brimob juga tampak berseliweran di lokasi PT Bank Kalteng. Dari sejumlah keterangan karyawan PT Bank Kalteng yang menyaksikan secara langsung kawanan perampok itu beraksi, kuat dugaan bahwa para pelaku terbilang profesional. Tak hanya itu, pelaku juga diperkirakan telah memahami betul lokasi dan kondisi saat melakukan aksinya. Saat kedua pelaku kabur, salah seorang di antaranya sempat meninggalkan celana panjang berwarna biru. Dugaan sementara tindakan ini dilakukan untuk mengelabui petugas. Dari beberapa sumber di TKP bahwa para pelaku melarikan diri dengan menggunakan mobil jenis MPV (Multi Purpose Vehicle) seperti Xenia atau Avanza berwarna Gold.

Menurut saya, langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mengidentifikasi pelaku :

1. Memeriksa TKP alias tempat kejadian.

2. Memeriksa rekaman CCTV yang ada di TKP.

3. Meminta penjelasan tentang ciri-ciri pelaku pada teller yang pada saat itu sedang bertugas.

4. Meminta penjelasan saksi yang melihat pelaku menaiki mobil, misalnya plat kendaraan, jenis dan warna mobil.

5. Mencari bukti-bukti yang mungkin dapat mengarah kepelaku, seperti sidik jari dan celana panjang pelaku yang tertinggal di TKP.

semoga dengan langkah-langkah diatas para aparat yang berwenang dapat terbantu untuk menangkap para pelakunya :D

1 komentar:

http://Jurnalis2011.blogspot.com mengatakan...

* Thank's ya udah baca-baca berita hasil liputan ku. . . akan lebih baik rasanya kalau kamu turun langsung kelapangan, saya yakin kamu akan mengindentifikasi kejadian dengan lebih baik. . .
* Saya hanya menambahkan satu, identifikasi kepemilikan senjata api. . . Tidak banyak yang punya kalo benar senjata api jenis Revolfer. Kalo pun itu dicuri, paling tidak kita tahu dicuri dari mana. Dari situ sedikit banyak akan ada titik terang. . .
* Ada satu lagi yang penting, tapi Rahasia. . . Ntar aja tunggu tanggal mainnya. . . Doakan semoga ivestigasi berhasil. . .
Thank's Ya. . . Good Luck. . .

Posting Komentar

me :)

Foto saya
Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Indonesia
anak XI IPA-2 dengan nomer absen yang selalu terakhir :d

Followers :)